JAVA Software Engineering

Kuliah OOP:Inheiretence, Overloading, Overriding dan polimorfisme pada Java

By on May 5, 2010

Lama sudah tidak update blog, entah karena males atau sibuk. langsung saja kita bahas sedikit tentang inheiretence, overloading, overriding dan polimorfisme. Makhlup apalagi tu?? tenang saja, dia tidak seganas ibu tiri kok :tabrakan: Belajar OOP kelihatannya sangat susah, tapi jika kita tekun dan serius, untaian kodenya seindah puisi kekasih tercinta, GUI nya secantik bidadari dari langit ke 7. :wowcantik, percayalah kawan.

Inheiretence

Inheiretence merupakan salah satu keampuhan dari OOP. Dengan pewarisan(Inheiretence), kita tidak perlu lagi membuat kode program yang sebelumnya sudah pernah kita buat. Pewarisan memungkinkan kita untuk menggunakan atau memperluas kelas lain dengan cara menciptakan kelas baru. Inheiretence juga memberikan kemudahan bagi kita untuk maintenance project, optimasi, memperbaiki ataupun improving. Dengan maintenance pada superclass (class induk) maka pada child class juga akan otomatis teroptimasi. Menarik bukan? Untuk lebih lengkapnya silakan download  langsung presentasinya disini. oh ya, materi ini sebagian juga sy ambil dari dosen ITS (thx u  ) http://lecturer.eepis-its.edu. Klik disini untuk download presentasi pengenalan inheiretence pada java

Overloading

Overloading berarti Menuliskan kembali method dengan nama yang sama pada suatu class. tujuannya adalah memudahkan penggunaan/pemanggilan method dengan fungsionalitas yang mirip. silakan download presentasi pengenalan overloading pada Java. presentasi ini sebagian besar sy ambil dari sebuah blog diinternet. (maaf sy lupa linknya). thx brother 🙂

Overriding

Overriding digunakan oleh Subclass yang berusaha memodifikasi tingkah laku yang diwarisi dari superclass. Tujuannya adalah supaya  subclass memiliki tingkah laku yang lebih spesifik. Ini dilakukan dengan  cara mendeklarasikan kembali method milik parent class di subclass.

Polimorfisme

Polimorfisme adalah Kemampuan suatu object  untuk memiliki bentuk dan wujud berbeda. atau bisa dibilang sebagai Kemampuan dari variabel referensi object yang memiliki aksi berbeda bila method yang sama dipanggil, dimana aksi method tergantung dari tipe objectnya. Ada beberapa hal yang harus dipenuhi dalam polymorphisme, seperti :

  1. Method yang dipanggil harus melalui basis class
  2. Method yang dipanggil harus menjadi method pada basis class
  3. Method access atribute (modifier) pada sub class tidak boleh lebih terbatas dari basis class

Silakan download presentasi pengenalan polymorphisme pada java

Ok, sekian dulu yang bisa saya berikan, mudah2an setetes air ini bisa memberikan tenaga pada kalian sehingga bisa mendapatkan air lebih banyak lagi untuk tenaga dan berbagi 🙂 (5 Mei 2010, @rumah sakit santhi graha. Nungguin kakak lagi opname, semoga cepat sembuh 🙂 )

TAGS
RELATED POSTS
1 Comment
  1. Reply

    wandi

    October 24, 2010

    makasih yua,,,,

LEAVE A COMMENT

RESIKA ARTHANA
Singaraja, Bali

Halo saya Resika Arthana, saya bukan blogger tetap. Blog ini hanya sebagai catatan tentang apa yang pernah singgah dipikiran saya. Kenapa blog? kalau saya catat di buku saya khawatir tidak bisa dibaca lagi :-P. Saya seorang penikmat kopi, pengayuh sepeda dan seorang dosen di Universitas Pendidikan Ganesha. Tulisan disini kebanyakan tidak divalidasi secara ilmiah terlebih dahulu, jadi jangan dikutip di paper/karya ilmiah ;D

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin