Digital Image Processing, Software Engineering, Tutorial Komputer

Compactness, Area dan Perimeter pada citra biner

Written by Resika Arthana · 38 sec read >

Tujuan utama pengubahan citra berwarna menjadi citra biner adalah untuk menghemat kebutuhan memori saat dilakukan pengolahaan citra. Citra biner merupakan citra yang terdiri dari komponen warna hitam dan putih. Sifat pengolahan citra biner relatif sederhana, cepat dan mudah diimplementasikan sehingga bisa dijalankan meski memori yang dimiliki kecil.
Salah satu pengolahan citra biner adalah Compactness(kekompakan). Compacness bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk dan ukuran object yang sama tetapi dengan profik tepi yang berbeda. Dalam penghitungan compatness suatu citra diperhatikan area dan perimeter citra. Area (A) merupakan jumlah pixel penyusun objek. satuan dari area adalah pixel. Perimeter (P) adalah panjang perbatasan object tersebut. Besar perimeter merupakan jumlah pixel yang terdapat pada batas object tersebut.

hubungan antara compaqness(C), Area(A) dan Perimeter(P) adalah :

C=P^2/A

Object dari tepi biasanya memberikan nilai C sekitar 4pi dan semakin mengecil jika tepinya tidak merata(berliku2).

Selanjutnya untuk menghitung kebundaran(roundess R) yaitu dengan perbandingan luas object dengan luas lingkaran yang mempunyai perimeter yang sama.

Luas lingkaran dengan perimeter P adalah P^2/4*pi.  maka faktor kebundaran R bisa dihitung dengan :

R=4*pi*A/p^2

Written by Resika Arthana
I Ketut Resika Arthana, staff dosen di Undiksha. Juga sebagai ketua divisi pengembangan sistem informasi di UPT TIK - Undiksha. Selain itu, juga sebagai co-founder PT. Hooki Global Kreasi. Bidang ilmu ditekuni : pemrograman, datamining, user experience dan IOT Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin