Computer Science, Metrics Software, Software Engineering

Metric software: Cyclomatic Complexity (CC)

Written by Resika Arthana · 52 sec read >

Cyclomatic Complexity (CC) merupakan metrik tradisional yang menghitung tingkat kompleksitas suatu method/procedure. Metrik ini bisa diterapkan pada pemrograman berorientasi objek untuk menghitung kompleksitas suatu method. Kompleksitas dalam method merujuk kepada berapa jumlah test case yang diperlukan untuk mengevaluasi method tersebut sehingga setiap percabangan didalam method tersebut pernah dilalui. Cyclomatic Complexity (CC) secara langsung tidak bisa digunakan untuk mengukur kompleksitas kelas. Menurut sumber kami, hal tersebut tidak bisa karena adanya pewarisan dalam code. Namun Cyclomatic Complexity (CC)  bisa menghitung kompleksitas kelas jika dikombinasikan dengan pengukuran lain.

Cyclomatic Complexity (CC) berpengaruh terhadap Understandability, Maintainability dan Testing. Semakin kompleks suatu method berpengaruh terhadap semakin sulit untuk memahami method tersebut dan tentu saja akan semakin sulit jika nantinya ingin melakukan memaintenace method tersebut. Selain itu, tentu saja akan berpengaruh terhadap kompleksitas pengujian yang dilakukan terjadap method tersebut.

Dalam menghitung Cyclomatic Complexity (CC) dalam method, statement disimbolkan dengan node dan aliran program dilambangkan dengan edge. Nilai Cyclomatic Complexity (CC) merupakan jumlah edges-jumlah node +2. Berikut contoh penghitungan CC.

Berikut contoh perhitungan CC dari code. Nilai CC 4 yang dihasilkan berarti diperlukan 4 test case untuk menguji method tersebut

Kami juga melakukan penghitungan nilai CC pada program Character Graphic, diperoleh hasil seperti berikut.

CC tertinggi ditemukan pada kelas Drawing Package. Nilai CC Drawing Package sangat significant dibanding dengan kelas-kelas lain. Ini terjadi karena kelas Drawing Package merupakan kelas yang berisi banyak kondisional case untuk menterjemahkan menu-menu diinput.

Baca Juga : Metrik pengembangan perangkat lunak berorientasi objek

 

 

sada
sadasd•Understandability dan Maintainability
Written by Resika Arthana
I Ketut Resika Arthana, staff dosen di Undiksha. Juga sebagai ketua divisi pengembangan sistem informasi di UPT TIK - Undiksha. Selain itu, juga sebagai co-founder PT. Hooki Global Kreasi. Bidang ilmu ditekuni : pemrograman, datamining, user experience dan IOT Profile

6 Replies to “Metric software: Cyclomatic Complexity (CC)”

  1. salam sejahtera
    bolehkah saya meminta contoh pengujian test case whitebox pada source code php dan mysql,,,diharapkan bantuannya untuk referensi skripsi saya mengenai pengjian perangkat lunak yang menggunakan metode whitebox
    terimakasih. bila ada tolong kirimkan keemail ini ya Selva_apriliyani@yahoo.com

  2. salam kenal, saya berkeinginan untuk mngukur maintainability sebuah software dg teknik CC dan CP namun yg saya bingung sebuah software dikatakan memiliki maintainability yg baik jika nilai CC atau CP berapa?
    apakah ada tolak ukurnya?
    kalau boleh tau dmn saya bisa mndptkan sumber referensinya?
    mohon bantuannya,..
    trimakasih,..

  3. Nice post. I used to be checking continuously this weblog and I am impressed! Extremely useful info specifically the final section 🙂 I care for such information a lot. I used to be seeking this particular information for a very long time. Thanks and best of luck.
    .-= Novelette about Pipun the Magnificient´s last 1 ..1 =-.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin